Friday, November 18, 2022

 When (we sin), we are lost in life, we got separated from the Divine and we got very sad. We ask for healing. We say "astaghfirullah", "Oh Allah, heal my separation". When we make mistakes, The Light says "turn to Me". So if you want to know where you came from, you have to look towards the light. If you want to know why you are here, you have to look towards the light. Don't turn other way. Look towards the light.

Each of us need to realize this. Not to turn left-right-front-or to the back. But to look to another dimension. When we look toward the light then all of the pains, hurts and wounds get soothed and healed. Alhamdulillahirabbil ‘alamiin.
(Quote from Dr. Eric Winkel presentation at the seminar at Faculty of Art and Design Bandung Institute of Technology, 8 November 2022)

 Nelson Mandela pernah ditanya ketika ia telah dibebaskan dari penjara, “Apakah engkau telah memaafkan mereka yang telah menjebloskanmu ke dalam penjara?”


Ia menjawab, “Kalau aku tidak memaafkan mereka semua maka aku sebenarnya masih berada di dalam penjara.” Adalah kepemaafan yang membuatnya bisa terus berjalan. Ia tidak dapat mengubah kenyataan bahwa ia pernah meringkuk di dalam penjara, tapi ia dapat mengubah makna dari sebuah episode dipenjarakan.

- Dikutip dari kuliah umum Shu'ayb Eric Winkel dalam seminar di Fakultas Seni dan Desain ITB, 7 November 2022

Wednesday, October 5, 2022

 Makanlah sedikit. Itu akan meninggalkan lebih banyak ruang dalam hatimu dan akan meningkatkan hasratmu untuk berdoa dan taat. Ia akan membuatmu lebih aktif dan tidak malas.


- Ibnu Arabi

Thursday, September 1, 2022

 Seorang mukmin yang sejati hatinya senantiasa tenang menghadapi segala sesuatu.


- Imam At Turmidzi

Tuesday, August 16, 2022

 Shalat berarti bersimpuh di hadapan Tuhan. Berwudhu, yakni berada dalam keadaan suci, merupakan syarat shalat. Seorang alim mengetahui bahwa kesucian lahir tidaklah memadai, karena Allah melihat jauh ke dalam lubuk hati seseorang. Karena itu, kita harus menyucikan hati dengan tobat. Hanya dengan cara itulah shalat dapat diterima.


- Syaikh Abdul Qadir Jailani

Tuesday, August 2, 2022

 Masa lalu adalah sebuah interpretasi.

Masa depan adalah sebuah ilusi.
Dunia tidaklah berjalan linier dalam garis lurus,
bergerak dari masa lalu ke masa depan. Waktu melainkan bergerak di dalam diri kita sendiri, dalam pola spiral yang tak bertepi.
Keabadian (karenanya) bukan bermakna waktu yang selama-lamanya, melainkan sebuah ketiadaan dimensi waktu.
Jika engkau ingin mengalami pencerahan yang abadi, singkirkanlah masa lalu dan masa depan dari pikiranmu dan larutkan dirimu dalam saat ini.
Terjemahan puisi Syams Tabriz dari "The 40 rules of love" oleh Tessa Sitorini

 Kalaulah bukan karena berbagai takdir, engkau tidak dapat mengetahui berbagai klaim yang dusta.


- Syaikh Abdul Qadir Jailani