Showing posts with label Rasulullah SAW. Show all posts
Showing posts with label Rasulullah SAW. Show all posts

Tuesday, July 4, 2017

Tiga Perempuan Yang Dinikahkan Dengan Rasulullah di Langit

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra, bahwa pada suatu hari Rasulullah saw masuk menemui Khadijah yang tengah sakit yang membawa kepada kewafatannya.
Beliau saw berkata kepada istrinya, "Wahai Khadijah, jika engkau bertemu dengan wanita-wanita yang menjadi madumu, sampaikan kepada mereka salam dariku".
Khadijah bertanya, "Ya Rasulullah apakah engkau pernah menikah sebelumku?".
Beliau saw menjawab, "Tidak, akan tetapi Allah telah menikahkan aku dengan Maryam binti Imran, Asiyah binti Muzahim, dan Kultsum saudara perempuan Musa".
-Maryam binti Imran adalah ibunda Nabi Isa Al-Masih as.
-Asiyah binti Muzahim adalah istri Ramses II, yaitu Fir'aun (Ramesses II the Great) yang menindas Bani Israil di Mesir.
-Kultsum adalah Miryam, kakak perempuan Nabi Musa as.
Dengan demikian keluarga Rasulullah saw kelak di akhirat akan terhubung dengan keluarga Nabi Musa as dan keluarga Nabi Isa as.

- status Kang Zam di FB 18 Juni 2017

Saturday, April 15, 2017

Rasulullah Saw bersabda, "Seorang Nabi pernah digigit seekor semut. Lalu ia memerintahkan menyerang sarang semut yang kemudian dibakarnya. Maka, Allah memberikan wahyu kepadanya: "Apakah hanya karena satu semut menyengatmu, engkau membinasakan satu umat yang bertasbih; kenapa tidak satu ekor semut saja?"
(HR Muslim)

Wednesday, February 1, 2017

Rasulullah saw bersabda,
"Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang menyebut : "Allah, Allah.""(HR. Muslim)
Baginda Rasulullah mengulang kata "Allah" sebagai penekanan, seolah-olah beliau berkata "selama masih ada manusia di muka bumi yang benar-benar berkata 'Allah'".
Dan tidak ada manusia yang dapat menyebut "Allah" dengan benar kecuali ia yang makrifat dengan semua sifat-Nya. Dengan kata lain Rasulullah saw bersabda, "hari kiamat tidak akan tiba selama masih ada seorang Insan Kamil di dunia."
- Ibnu 'Arabi dalam Naqs al-Fusuus
Wasiat Ibnu Arabi ke-101
Rasulullah saw. telah berwasiat kepada sahabatnya, Abu Hurairah ra.:
"Wahai Abu Hurairah, hendaklah engkau mengikuti jalan (thariiq) suatu kaum, yang jika manusia merasa takut untuk menempuhnya, mereka tidak takut, yang jika manusia mencari keamanan dari api, mereka tidaklah gentar"
Abu Hurairah ra. bertanya: "Siapakah mereka itu ya Rasulullah? Terangkan dan jelaskanlah hal mereka itu kepadaku hingga aku dapat mengenali mereka!"
Rasulullah saw. bersabda: "Suatu kaum dari umatku di akhir zaman, yang kelak pada Hari Qiyaamah mereka akan dihimpunkan Allah di tempatnya para Nabi. Yang jika manusia memandang mereka, dari keadaan yang mereka lihat, manusia mengira bahwa mereka itu para Nabi Allah, hingga aku beritahukan kepada mereka dengan perkataanku, 'Umatku, umatku!'. Maka segenap makhluq pun menjadi mengetahui bahwasanya mereka itu bukanlah para Nabi. Mereka berlalu seperti kilat dan angin, pandangan mata yang hadir akan terkesiap dengan pancaran cahaya mereka!"
Abu Hurairah ra. berkata: "Ya Rasulullah, kemukakan kepadaku perumpamaan dari amaliah mereka, mudah-mudahan aku dapat menjadi seperti mereka!"
Bersabda Rasulullah saw.: "Wahai Abu Hurairah, kaum itu menempuh suatu jalan (thariiqan) yang terjal, hingga mereka sampai pada tingkatan (amaliah) para Nabi. Mereka memilih lapar setelah Allah memberi mereka rasa kenyang, mereka memilih telanjang setelah Allah memberi mereka pakaian, dan mereka memilih haus setelah Allah melimpahi mereka rasa puas.
Mereka meninggalkan itu semua demi mengharap apa-apa yang ada di sisi Allah! Mereka meniggalkan yang dihalalkan karena takut dihisab. Mereka terjun ke dunia dengan badan-badan lahiriyah mereka, tetapi mereka tidak menyibukkan diri dengan sesuatu apapun darinya.
Para Malaikat dan para Nabi takjub dengan keta'atan mereka kepada Rabb-nya. Kebahagiaan bagi mereka, kebahagiaan bagi mereka! Sungguh aku sangat berharap agar Allah menghimpunkan aku bersama mereka!"
Kemudian Rasulullah saw. menangis dikarenakan rindunya kepada mereka. Lalu Rasulullah saw. bersabda: "Jika Allah hendak mengazab para penghuni bumi, kemudian memandang mereka, maka Dia pun berpaling dan tidak jadi menurunkan azab. Hendaklah engkau, wahai Abu Hurairah, mengikuti jalan mereka! Barangsiapa berpaling dari jalan mereka, maka sungguh ia akan kepayahan dalam kerasnya Hisab!"
- Diterjemahkan dari kitab "Al-Washaayaa" karya Ibnu Arabi, Washiyahi ke 101 -

(Posted by Kang Zam, 2 April 2010)